Cara Mengolah Daging Domba Aqiqah yang Baik dan Benar

Apakah Anda tahu jika aqiqah Bandung tidak hanya menyediakan kambing sebagai hewan ternak untuk aqiqah, melainkan juga domba? Sudah lama domba menjadi hewan ternak populer untuk dijadikan olahan berbagai jenis makanan tidak hanya di negara timur tengah melainkan juga di Indonesia terutama bagi umat Islam.

Domba kerap menjadi pilihan untuk hari raya Idul Adha dan domba aqiqah. Selain karena kelezatannya, daging domba juga tidak bau seperti daging kambing karena domba kelenjar baunya terdapat pada keempat kakinya. Oleh karena itu, daging domba lebih mudah diolah. Akan tetapi, meskipun begitu, berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam pengolahannya.

Jangan Memasaknya dalam Keadaan Dingin

Jika dibandingkan dengan daging kambing, daging domba jauh lebih berlemak. Meskipun begitu, kandungan gizi daging domba lebih tinggi dibanding daging kambing. Oleh karena itu, daging domba paling cocok diolah menjadi gulai mengingat kandungan lemaknya secara alami bisa menambah kekentalan kuah gulai. Selain, gulai, daging domba juga cocok untuk diolah menjadi tongseng dan sup.

Akan tetapi, sebelum Anda memasak daging domba ini pastikan Anda memasak dagingnya tidak dalam keadaan dingin atau membeku. Jadi, jangan langsung panaskan daging domba yang baru saja keluar dari kulkas karena hal ini akan memperpanjang waktu memasak dan dagingnya pun bisa terancam tidak matang merata. Jadi, pastikan suhu daging domba berada dalam suhu ruangan.

Hindari Merendam Daging Terlalu Lama

Saat hendak mengolah daging domba aqiqah pastikan Anda tidak terlalu lama merendamnya dalam bumbu-bumbu yang mengandung asam atau garam terlalu lama. Meskipun bisa memperkaya cita rasa daging melunakkan daging yang keras, durasi yang lama bisa menjadikan daging domba lembek sehingga akan sulit bagi Anda untuk mengolahnya.

Sebagai contoh daging pada bagian paha domba yang teksturnya dari awal sudah lembut, Anda tidak perlu benar-benar melakukan marinasi. Sebaliknya, lebih baik Anda menambahkan lebih banyak bumbu seperti bawang putih dan rempah-rempah lainnya. Ada baiknya Anda mendiamkan daging yang keras di dalam balutan daun pepaya agar dagingnya empuk secara alami.

Mendiamkan Daging Terlalu Lama di Luar

Bagi Anda yang tidak bisa membedakan daging kambing dengan daging domba aqiqah, maka Anda cukup mengamati perbedaan warnanya. Daging kambing memiliki warna yang lebih merah dibanding daging domba karena tingginya kandungan mioglobin pada kambing. Kambing memiliki kandungan mioglobin yang tinggi dibanding domba karena kambing lebih aktif bergerak dibanding domba.

Meskipun sebelumnya disarankan bagi Anda untuk mendiamkan daging domba yang baru saja keluar dari kulkas, pastikan Anda tidak mendiamkannya terlalu lama. Cukup pastikan suhu dagingnya berada pada suhu ruangan lalu segera olah daging domba tersebut dengan begitu daging domba tidak akan terlalu kering melainkan juicy dan nikmat.

Iris dengan Trik

Jika dibandingkan dengan daging kambing, daging domba memiliki tekstur yang lebih halus. Pada domba, lemak tersebar di seluruh bagian tubuh dan tidak memiliki otot dengan serabut tebal yang menjadikannya alot karena domba tidak aktif bergerak seperti kambing. Jadi, pastikan Anda mengiris dagingnya sesuai jalur serat agar daging domba memiliki tekstur yang lembut dan empuk.

Pastikan Anda tidak lupa untuk memastikan daging berada dalam suhu ruangan sebelum memasaknya. Akan tetapi, jangan sampai Anda terlalu lama meninggalkannya di luar atau membiarkannya terlalu lama direndam. Pastikan juga Anda mengirisnya seuai jalur serat. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan tekstur daging domba aqiqah yang terbaik.

Baca Juga Aqiqah Cimahi