Pemanas air tenaga matahari

Pemanas air tenaga surya, juga dikenal sebagai sistem air panas domestik surya sangat efisien dan cara yang lebih murah untuk menghasilkan pasokan air panas di tempat-tempat domestik.

Sistem pemanas air surya ini dapat digunakan di semua iklim dan bahan bakar yang mereka gunakan untuk menghasilkan panas adalah sinar matahari yang tersedia tanpa biaya.

 

Teknologi pemanas air

Ada dua sistem pemanas air yang sekarang banyak digunakan, yaitu pemanas air panas surya dan alat pemanas air konvensional.

Apa metode yang digunakan dari jenis pemanas air?, Apa kekurangan dan kelebihan pemanas air dari masing-masing jenis? … untuk menemukan jawabannya, Lanjutkan membaca …

 

Pemanas air konvensional.

Sistem pemanas konvensional umumnya menggunakan energi listrik (pemanas air listrik) dan ada juga pemanas air menggunakan bahan bakar gas (pemanas gas / pemanas gas / gas).

Kelebihan pemanas air konvensional ini dapat menghasilkan efek pemanasan yang lebih tinggi daripada pemanasan matahari. Jadi lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan banyak kamar mandi setiap kali dalam jumlah besar.

Alat pemanas air konvensional tentu saja lebih boros energi, dan lebih cocok untuk tempat-tempat umum seperti hotel dan rumah sakit.

 

Pemanas air tenaga surya

Pemanas air tenaga surya ini sendiri masih diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu pemanas air tenaga surya pasif dan aktif.

 

Pemanas air tenaga surya pasif

Seperti pada nama yang digunakan, pemanas tenaga surya memanfaatkan matahari sebagai sumber pemanas.

Ini disebut sebagai pemanas tenaga surya pasif karena alat ini hanya murni mengandalkan panas surya penuh. Dan pemanas air tenaga surya pasif tidak menggunakan bantuan listrik.

Komponen pendukung alat ini hanya terdiri dari 2 bagian, yaitu panel kolektor dan tangki penyimpanan yang saling berhubungan dengan dua pipa.

Dalam panel kolektor yang ditutupi oleh kaca, ada serangkaian pipa tembaga sebagai air dengan sirip yang berguna sebagai peredam panas.

Dan tangki penyimpanan ditugaskan dengan menyimpan air setelah pemanasan sehingga panas berlangsung lama.

Alat ini berfungsi jika Anda mendapatkan matahari panas, air yang mengalir pipa tembaga perlahan akan dipanaskan dari panas yang ditangkap oleh panel kolektor yang diserap oleh sirip sirip yang menyerap panas.

Alat ini tidak menggunakan pompa yang digerakkan oleh listrik, itulah sebabnya disebut pemanas air tenaga surya pasif.

 

ALU Bagaimana air akan beredar dari panel surya kemudian mengalir ke dalam tangki?
Ini bisa terjadi karena air yang lebih tinggi suhu akan menyebabkan dan massa jenisnya menjadi lebih ringan daripada saat itu dingin. Ketika air di dalam kolektor meningkat panas, maka air akan naik ke tangki dan akan menggantikan air dingin.

 

Dan air di dalam tangki dingin akan mengalir ke kolektor untuk dipanaskan oleh sirip sirip yang menyerap panas. Jadi, sampai semua air di dalam tangki panas semuanya panas. Ketika suhu air ada di kolektor dan di tangki suhunya sama, sirkulasi air akan dihentikan sendiri.

Cara kerjanya, seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas, pada saat matahari bersinar, panel kolektor menangkap matahari dan secara mekanis mengeringkan panas dari sirip panas menyerap hingga pipa tembaga yang mengandung air, sehingga suhu air dalam perlahan-lahan meningkat.

 

Air yang lebih panas akan naik memasuki tangki penyimpanan pendingin dan air akan turun memasuki serangkaian pipa tembaga untuk dipanaskan. Begitu begitu pada air bergerak sendiri sampai seluruh air di tangki penyimpanan mencapai suhu yang diinginkan. Ketika suhu air panas di tangki penyimpanan sama dengan suhu air panas di panel melocetor, dengan sendirinya menghentikan air mengalir. Jadi pada air akan diedarkan ke panas ketika ada sinar matahari.

Untuk mendapatkan panas matahari secara maksimal, alat ini biasanya dipasang untuk melihat rumah dengan posisi miring mengikuti atap dengan posisi tangki di atas.

Pemanas air surya pasif disebut termokiapon, yaitu karena memanfaatkan prinsip-prinsip alami air panas.
Thermosipi Ini lebih cocok untuk kebutuhan skala rumah, selain lebih hemat energi, itu tidak akan dapat memenuhi kebutuhan air panas besar.