WNI yang disekap agen PMI di malaysia dibebaskan

Sebanyak delapan warga negara Indonesia (warga) yang disekap dan disiksa oleh agen tenaga kerja Indonesia (PMI) di Malaysia dibebaskan.

Mereka dibebaskan oleh polisi Miri City dan Konsulat Jenderal (KJRI) Kuching, Malaysia.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Senin (16/11/2020), Konsulat Jenderal di Kuching bekerja sama dengan Miri City kepolisian, mengungkap dugaan praktek kejahatan perdagangan manusia (TPPO ) dengan calon korban mencapai 14 warga.

“Operasi polisi Malaysia dan membebaskan rilis PMI PMI tersisa delapan pada 14 November 2020,” tulis KBRI Kuching, di situs dikutip Kompas.com.

Berdasarkan laporan polisi, kedutaan mengatakan PMI yang dirilis adalah perempuan berusia antara 35 sampai 58 tahun.

 

Kemudian, polisi juga menangkap seorang wanita dari lembaga yang bertanggung TPPO.

Konsulat Jenderal di Kuching, saat ini delapan warga yang dibebaskan di bawah perlindungan diamankan oleh polisi dan kota Miri.

PMI yang diselamatkan hanya delapan orang, sedangkan sisanya menurut tersangka telah kembali ke Indonesia, “tulis pernyataan itu.

 

Mereka akan menerima penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Dalam rangka untuk memecahkan kasus ini, Indonesia melalui KJRI Kuching juga akan terus berkoordinasi dengan polisi.

“Ini termasuk memastikan penyelesaian kasus ini dan terus memberikan bantuan dan perlindungan kepada PMI 8,” tulis situs tersebut.

 

Kasus penahanan dan penganiayaan yang dilaporkan oleh Indonesia Pekerja Migran Union Sambas pada 5 November 2020.

Mereka melaporkan bahwa telah ada telah penahanan dan penganiayaan dari 14 PMI PMI oleh warga agen di Miri Sarawak, Malaysia.

 

Atas kasus, Konsulat Jenderal di Kuching juga bertindak cepat dan berkoordinasi dengan polisi dan kota polisi Sarawak Miri ke mengumpulkan data dan bukti TPPO.
KJRI Kuching juga melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk mayoritas korban.

Tujuannya adalah untuk memperjelas keberadaan korban yang sebenarnya.

 

Sumber : https://era.id